Mohon perhatiannya, semua isi berita diblog ini adalah disalin dari berbagai sumber. Dan hanya sebagai arsip pribadi dan Group Komunitas Warga Kulon Progo.

Seluruh informasi termasuk iklan diblog ini bukan tanggung jawab kami selaku pemilik blog. Kami hanya Memberikan tempat kepada para pengiklan dan sebagai ,media sharing


 tarif jasa kami
KEMBALI KE HALAMAN AWAL – LC FOTOKOPI  *  TARIF JASA FOTOKOPI, PRINT, SCAN, KETIK, PRINT , DLL.   *   MELAYANI PRINT, PRINT COPY SECARA ONLINE


29 August 2018

Kulon Progo Berperluang Jadi Penghasil Gula Semut


Gula semut


Kulon Progo, Gesuri.id - Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo mengatakan, kebutuhan dunia akan gula semut Indonesia masih tinggi. Bahkan, nilai ekspor Indonesia mencapai 48.000 dolar AS pada 2017 dari sebelumnya pada 2014 hanya 34,7 ribu dolar AS.

“Hal ini tentunya merupakan peluang bagi Kulon Progo sebagai daerah penghasil gula semut di Indonesia,” terang Hasto dalam Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Optimalisasi Keberlangsungan Industri Gula Semut Kulon Progo, Selasa (28/8).

Berdasarkan data statistik Dinas Pertanian dan Pangan serta Dinas Perdagangan Kabupaten Kulon Progo Tahun 2017, realisasi produksi gula semut mencapai 4.621 ton. Hasil produksi gula semut yang diekspor melalui Kabupaten Kulon Progo sebesar 1.696 ton dengan nilai ekspor Rp47,8 miliar, sedangkan produksi gula semut sejumlah 2.925 ton diekspor melalui Kabupaten Bantul dan Purworejo.

Adapun negara-negara tujuan ekspor gula semut Kabupaten Kulon Progo terbesar antara lain negara-negara Eropa, Australia, Amerika, dan Jepang.

Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan UMKM Iwan Faidi menuturkan, Kabupaten Kulon Progo memiliki komoditas unggulan di sektor pertanian dan telah memiliki Kompetensi Inti Industri Daerah (KIID) yang ditetapkan oleh Kementerian Perindustrian, yaitu industri gula semut.

“Produk gula semut sebagai produk unggulan daerah Kabupaten Kulon Progo memiliki potensi pasar luar negeri yang sangat tinggi, terlebih dengan kondisi pertumbuhan permintaan dunia terhadap produk gula semut sebesar 10%-15% setiap tahun,” tutur Iwan.

Artikel ini Sebelumnya telah tayang di  Kulon Progo Berperluang Jadi Penghasil Gula Semut www.gesuri.id (Siaran Pers) 
Share:

BERITA KULON PROGO TERBARU

SITEMAP

Archive