Mohon perhatiannya, semua isi berita diblog ini adalah disalin dari berbagai sumber. Dan hanya sebagai arsip pribadi dan Group Komunitas Warga Kulon Progo.

Seluruh informasi termasuk iklan diblog ini bukan tanggung jawab kami selaku pemilik blog. Kami hanya Memberikan tempat kepada para pengiklan dan sebagai ,media sharing


 tarif jasa kami
KEMBALI KE HALAMAN AWAL – LC FOTOKOPI  *  TARIF JASA FOTOKOPI, PRINT, SCAN, KETIK, PRINT , DLL.   *   MELAYANI PRINT, PRINT COPY SECARA ONLINE


27 August 2018

Stok Air Bersih Kian Menipis, BPBD Belum Ajukan Pencairan DTT ...




TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas


TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO - Musim kemarau masih melanda Kulonprogo sementara persediaan anggaran untuk pendistribusian air bersih kian menipis.

Meski begitu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat belum berencana mengajukan pencairan Dana Tak Terduga (DTT) lagi.

Pada awal Agustus 2018 lalu, BPBD Kulonprogo sempat mencairkan DTT senilai sekitar Rp153 juta untuk modal anggaran distribusi bantuan air bersih sebanyak 450 tangki.


Pencairan dana tersebut bisa dilakukan setelah penetapan status tanggap darurat yang berlaku mulai 25 Juli hingga 30 Sepetermber 2018.

Kepala Pelaksana BPBD Kulonprogo, Ariadi mengatakan saat ini pendistribusian air bersih masih terus berjalan.

Selain dari DTT, pendistribusian air bersih juga ditalangi oleh sumbangan dari program tanggungjawab sosial (corporate social responsibilty/CSR)sejumlah perusahaan.

Pada musim ini pihaknya mendapatkan total 1.300 tangki dari kedua skema tersebut namun saat ini hanya tersisa 500 tangki.

"Sisa ini kami rasa masih mencukupi hingga akhir September. Sementara ini belum meminta tambahan lagi dari DTT,"kata Ariadi, Minggu (26/8).

Sampai saat ini, wilayah terdampak kekeringan dan kesulitan mendapat air bersih masih belum berubah.

Yakni, 23 desa di 8 kecamatan dengan sekitar 3000 keluarga terdampak dan telah mengajukan permohonan bantuan. Kondisi yang sulit itu mulai mereka alami sejak tiga bulan terakhir.

Dimungkinkan wilayah terdampak kekeringan ini masih akan terus meluas mengingat BMKG memperkirakan hujan baru akan turun pada Oktober 2018 nanti.

"Kalau hujan tetap tidak turun saat September, masa tanggap darurat akan diperpanjang," kata Ariadi. (*)



Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Stok Air Bersih Kian Menipis, BPBD Belum Ajukan Pencairan DTT Lagi, http://jogja.tribunnews.com/2018/08/26/stok-air-bersih-kian-menipis-bpbd-belum-ajukan-pencairan-dtt-lagi.
Penulis: ing
Editor: ton


Share:

BERITA KULON PROGO TERBARU

SITEMAP

Archive