Mohon perhatiannya, semua isi berita diblog ini adalah disalin dari berbagai sumber. Dan hanya sebagai arsip pribadi dan Group Komunitas Warga Kulon Progo.

Seluruh informasi termasuk iklan diblog ini bukan tanggung jawab kami selaku pemilik blog. Kami hanya Memberikan tempat kepada para pengiklan dan sebagai ,media sharing


 tarif jasa kami
KEMBALI KE HALAMAN AWAL – LC FOTOKOPI  *  TARIF JASA FOTOKOPI, PRINT, SCAN, KETIK, PRINT , DLL.   *   MELAYANI PRINT, PRINT COPY SECARA ONLINE


01 September 2018

Bupati Kulonprogo Harap PIMNAS Jadi Wadah Asah Otak


Foto: Dok Humas UNY


SLEMAN, KRjogja.com - Walaupun seseorang sudah cerdas atau memahami banyak hal, kemampuan otak harus selalu diasah. Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) diharapkan bisa menjadi wadah untuk melakukan hal tersebut. Hal ini disampaikan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo dalam Studium General yang digelar di UNY, Kamis (30/08/2018) sore.

"Sehingga kesempatan apapun, termasuk PIMNAS ini, adalah sangat bagus dan saya harapkan jadi wadah kita mengasah otak dan kemampuan," ungkap Hasto

Hasto mendasarkan harapannya tersebut karena fenomena perkembangan ilmu pengetahuan saat ini yang berlangsung begitu cepat. Apa yang dipelajari seseorang , dapat mengalami perkembangan signifikan hanya dalam waktu beberapa tahun saja.

Di bidang kedokteran misalnya, Hasto menuturkan bahwa manusia bisa mengembangkan rekayasa reproduksi dengan begitu pesat hanya dalam waktu yang singkat. Masih belum lama ungkapnya, masyarakat dikejutkan dengan fenomena kloning.

Namun saat ini, peneliti sudah mampu memberi kejut listrik pada sel telur untuk melakukan pembuahan tanpa perlu sperma. Di University of Bath, sel manusia yang lain dan tak lazim untuk dibuahi, bahkan kini bisa dijadikan sarana untuk reproduksi.

Sedangkan dunia kedokteran secara umum, kini telah mengenal metode genom editing dengan mekanisme CRISPR. Dalam mekanisme ini, dokter dapat mengubah asam amino dalam DNA, untuk merubah sifat keturunan yang dihasilkan dalam proses reproduksi. Misalnya, menjadikan keturunan tersebut berambut kriting atau bahkan berkekuatan super.

"Ini sudah tidak lagi mustahil, jadi kita harusa asah otak terus," tutur Hasto.

Untuk mengasah otaknya pribadi, Hasto mengaku tetap membuka klinik walaupun sudah menjabat sebagai Bupati Kulonprogo. Sebagai Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, ia tetap melakukan operasi pada pagi hari. Misalnya, operasi caesar, kista, miom, hingga tumor.

Hal serupa, diharapkannya dapat dilakukan oleh mahasiswa. Penelitian, membaca literatur, mengikuti ruang-ruang diskusi, hingga menelurkannya dalam bentuk karya ilmiah maupun pengabdian pada masyarakat, dapat menjadi sarana hebat untuk mengasah otak para mahasiswa. Semua hal tersebut menurutnya, dapat dipetik, dilakukan, dan diteladani dari gelaran PIMNAS

"Saya selalu praktek di Sleman, Jika berhenti praktek, keterampilan tersebut pasti hilang. Saya bisa menjaga skill dan bermanfaat. Mahasiswa, juga harus jaga skill dan asah otknya," pungkas Hasto. (MG-21)

Artikel ini sebelumnya telah tayang di Bupati Kulonprogo Harap PIMNAS Jadi Wadah Asah Otak Kedaulatan Rakyat Editor : Agus Sigit
 
Share:

BERITA KULON PROGO TERBARU

SITEMAP

Archive