Mohon perhatiannya, semua isi berita diblog ini adalah disalin dari berbagai sumber. Dan hanya sebagai arsip pribadi dan Group Komunitas Warga Kulon Progo.

Seluruh informasi termasuk iklan diblog ini bukan tanggung jawab kami selaku pemilik blog. Kami hanya Memberikan tempat kepada para pengiklan dan sebagai ,media sharing


 tarif jasa kami
KEMBALI KE HALAMAN AWAL – LC FOTOKOPI  *  TARIF JASA FOTOKOPI, PRINT, SCAN, KETIK, PRINT , DLL.   *   MELAYANI PRINT, PRINT COPY SECARA ONLINE


24 April 2017

Tanah Longsor, Akses Menuju Objek Wisata di Kulonprogo Tertutup



ILUSTRASI - Petugas BPBD Kulonprogo melakukan assessment terhadap longsor. TRIBUN JOGJA/SINGGIH WAHYU NUGRAHA

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Singgih Wahyu Nugraha

TRIBUNNEWS.COM, KULONPROGO – Sejumlah jalur jalan utama menuju objek wisata di Kabupaten Kulonprogo , Daerah Istimewa Yogyakarta, sempat tertutup, Senin (24/4/2017).

Pengendara terpaksa menghentikan kendaraannya karena material longsor dari atas tebing di wilayah Desa Banjaroya, Kalibawang, menutupi sebagian badan jalan.

Longsor terjadi di antaranya di Pedukuhan Beji (Jalan Jagalan-Borobudur) yang menjadi akses menuju Borobudur dan di Promasan. Jalan ini merupakan jalur ziarah ke Sendangsono.

Di Promasan tebing setinggi 15 meter dan lebar sekitar 10 meter longsor pada Minggu (23/4/2017) sekitar pukul 20.00 WIB setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Struktur tanah di atas tebing labil dan rapuh lantaran terus tergerus air. Saat warga, Tagana, dan TNI bergotong-royong membuka akses jalan pada Senin pagi gundukan tanah di tebing kembali longsor dan menutup jalan.

"Ini kejadian keempat kalinya dalam 60 hari terakhir. Bulan kemarin sempat

longsor dan sudah ditangani tapi sekarang longsor lagi. Tanahnya labil kalau hujan deras,” ujar Ketua RW 32 Promasan, Setiyanto.

Warga akan berupaya membuka lagi akses jalan tersebut mengingat menjadi jalur utama menuju objek wisata reliji Sendangsono, dengan tetap memperhatikan serta mengutamakan keselamatan.

“Sebisa mungkin jalan harus dibuka. Sekarang ini sedang musim libur long weekend dan masih suasana Paskah sehingga banyak peziarah datang ke Sendangsono,” kata Danramil 05/Kalibawang, Kapten Inf Sukamta.

Sementara di Pedukuhan Beji, tebing jalan setinggi sekitar empat meter dan lebar dua meter mengalami longsor pada Minggu sore.

Material tanah dengan volume sekitar 8 meter kubik menutup akses jalan Jagalan-Borobudur sehingga tak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Warga dan para relawan berupaya membuka akses jalan pada Senin pagi dengan menyingkirkan material yang menumpuk di atas bidang jalan agar bisa dilalui.

BPBD Kulonprogo mencatat sedikitnya ada empat titik longsor yang terjadi pada Minggu di antaranya di Banjaroya, Desa Banjararum, Kalibawang serta di wilayah Purwoharjo, Samigaluh.
Share:

BERITA KULON PROGO TERBARU

SITEMAP

Archive