Mohon perhatiannya, semua isi berita diblog ini adalah disalin dari berbagai sumber. Dan hanya sebagai arsip pribadi dan Group Komunitas Warga Kulon Progo.

Seluruh informasi termasuk iklan diblog ini bukan tanggung jawab kami selaku pemilik blog. Kami hanya Memberikan tempat kepada para pengiklan dan sebagai ,media sharing


 tarif jasa kami
KEMBALI KE HALAMAN AWAL – LC FOTOKOPI  *  TARIF JASA FOTOKOPI, PRINT, SCAN, KETIK, PRINT , DLL.   *   MELAYANI PRINT, PRINT COPY SECARA ONLINE


20 March 2015

Warga yang Menolak tetap Dilayani Haknya

Warga mengikuti tahap konsultasi publik pembangunan Bandara Kulonprogo di
Balaidesa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Selasa (25/11/2014).
(JIBI/Harian Jogja/Switzy Sabandar)

Warga mengikuti tahap konsultasi publik pembangunan Bandara Kulonprogo di
Balaidesa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Selasa (25/11/2014).
(JIBI/Harian Jogja/Switzy Sabandar)



Rabu, 18 Maret 2015 19:40 WIB | Switzy Sabandar/JIBI/Harian Jogja |
|



Bandara Kulonprogo, tim kajian keberatan dibentuk untuk memberikan
kesempatan bagi warga menyampaikan aspirasi.



Harianjogja.com, KULONPROGO-Terkait rencana Komnas HAM yang akan menemui
warga terdampak pembangunan bandara pada Rabu (18/3/201), Bupati Kulonprogo
Hasto Wardoyo mengatakan belum ada rencana bertemu dengan komisi tersebut.



"Akan tetapi, dinamika pembangunan bandara di Kecamatan Temon akan lebih
baik jika diketahui oleh banyak orang," ungkapnya, Selasa (17/3/2015).



Tim Community Development Pembangunan Bandara Baru Ariyadi Subagyo
menjelaskan rekapitulasi akhir konsultasi publik masih disusun. Sebab, masih
terdapat beberapa warga yang memberikan formulir konsultasi publik dengan
cara menyusul.



"Setelah selesai rekapitulasi, maka tahap selanjutnya adalah pembentukan tim
kajian keberatan oleh Gubenur DIY," ujarnya.



Ia menjabarkan tim kajian keberatan akan turun ke lapangan untuk melakukan
konfirmasi kepada warga yang keberatan dengan rencana pembangunan bandara.
Hal ini, imbuh Ariyadi, menunjukkan warga diberi hak dan ruang yang luas
untuk menyampaikan aspirasinya dalam proses pembebasan lahan bandara di
Kulonorogo.



Editor: Mediani Dyah Natalia
Share:

BERITA KULON PROGO TERBARU

SITEMAP

Archive